Direktorat Jenderal Rehabilitasi Sosial
Profil
· Sekretariat
· Kessos Anak
· Yansos Lanjut Usia
· Rehsos ODK
· Rehsos Tuna Sosial
· Rehsos KP Napza

Menu Utama
· Depan
· Arsip Berita
· Database
· Downloads
· Gallery
· Kirim Berita
· Kontak Kami
· Rekomendasikan
· Top 10
· Web Links

Pencarian



Login
Nama Login

Password

Kode Security: Kode Security
Masukan Kode Security

Daftar
Lupa Password.

 
Berita: INDONESIA NEGARA DENGAN KASUS BARU KUSTA TERBANYAK KE – 3 DI DUNIA
 
 
Dipublikasikan oleh tira - Pada Senin, 13 Juli 2015
 

Oleh : Jerry Junius Tula,SST.


Menurut istilah yang digunakan WHO, bahwa penyakit kusta merupakan salah satu Penyakit Tropis Yang Terabaikan (neglected tropical diseases) yang memerlukan penanganan serius dan terpadu dari masing-masing sektor terkait.Istilah ini tidak tepat untuk digunakan di Indonesia, karena pada kenyataannya penyakit kusta  tidak pernah terabaikan. Sektor kesehatan dan sosial telah memprioritaskan penanganan kusta berdasarkan tugas dan wewenang masing-masing.Merujuk data yang dimiliki Kementerian Kesehatan (2013), bahwa Indonesia sampai saat ini merupakan salah satu negara dengan beban penyakit kusta tertinggi ke- 3 setelah India dan Brasil.“Penyakit kusta sampai saat ini masih merupakan golongan penyakit yang memerlukan penanganan serius baik secara medis,maupun secara sosial ekonomi,” ungkap Eva Rahmi Kasim (Kasubdit RS-ODK Tubuh & BPP Kronis) dalam sambutannya pada kegiatan Rapat Koordinasi Penyandang Disabilitas Yang Pernah Mengalami Kusta Tentang Peningkatan Kemandirian Sosial Ekonomi di Wisma Tanah Air Cawang Jakarta (9-10/7-2015) diikuti oleh peserta sebanyak 35 orang yang antara lain dari Dinsos Provinsi Aceh, Bangka Belitung,Banten,DKI Jakarta,Jawa Barat,Yogyakarta,Sumatera Utara, Jawa Timur,SulawesiSelatan,Yayasan Transformasi Lepra Indonesia, Yayasan Sosial Marfati,Kemenkes, Kementerian Tenaga Kerja,Kementerian Hukum dan HAM,Kementerian PMK.


(selengkapnya... | 3632 byte lagi | Berita | Nilai: 0)

 
Berita: PENYEMPURNAAN RUU TENTANG PENYANDANG DISABILITAS
 
 
Dipublikasikan oleh tira - Pada Senin, 22 Juni 2015
 

Oleh Safiah Sari*)


Diperlukan dukungan dari semua sektor dan lini untuk penyempurnaan RUU Disabilitas ini, demikian yang dikatakan Ditjen Rehabilitasi Sosial Samsudi dalam pembukaan acara pertemuan dalam rangka penyempurnaan RUU Disabilitas di Hotel Royal Bogor (16/6). Kegiatan ini berlangsung selama 4 hari di hadiri beberapa kementerian dan lembaga antara lain kementerian hukum dan HAM, kementerian Luar Negeri, Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan , Kementerian PU, Kementerian Kesehatan, Dinas Sosial DKI, Bapenas , dan lain-lain.


(selengkapnya... | 2405 byte lagi | Berita | Nilai: 0)

 
Berita: Presiden Joko Widodo Buka Puasa Bersama Anak-anak Yatim di Istana Negara
 
 
Dipublikasikan oleh tira - Pada Jumat, 19 Juni 2015
 

Presiden Joko Widodo bersama Jajaran Menteri Kabinet...Buka Puasa Bersama Anak-anak Yatim di Istana Negara pada Kamis (18/6). Pada kesempatan itu Menteri Sosial,  Khofifah Indar Parawansa kepada wartawan di Kompleks Istana Presiden mengatakan, 400 anak yatim diundang untuk berbuka puasa bersama Presiden dan Ibu Negara pada hari pertama puasa Ramadhan. "Hari ini Presiden berkenan buka bersama pertama dengan 400 anak yatim piatu, kebetulan untuk yang ditugaskan mengundang anak-anak yatim ini adalah dari Kemensos," kata Khofifah.


(selengkapnya... | 1485 byte lagi | Berita | Nilai: 0)

 
ucapan puasa
 
 
Dipublikasikan oleh - Pada Kamis, 18 Juni 2015
 

 

Keluarga Besar PSBR Rumbai Pekanbaru mengucapkan Selamat Menunaikan Ibadah Puasa 1436 H, semoga keberkahan ada pada kita semua ini... amiin

 

 

 

 


(selengkapnya... | Nilai: 0)

 
Penutupan dan Penyerahan Bantuan Stimulan
 
 
Dipublikasikan oleh - Pada Kamis, 18 Juni 2015
 

PENUTUPAN DAN PENYERAHAN BANTUAN STIMULAN (TOOLKIT) PENERIMA MANFAAT (PM) PELAYANAN LUAR LEMBAGA PSBR RUMBAI PEKANBARU TAHUN 2015 WILAYAH KABUPATEN KAMPAR


Oleh : Budi Prayitno

Selasa (31/03), Penerima Manfaat PSBR Rumbai Pekanbaru angkatan 70 tahun 2015, mengikuti kegiatan outbound, berupa permainan di alam terbuka. Kegiatan ini dilaksanakan di Argopuro Rumbai Outbond Area Kota Pekanbaru. Kegiatan outbound merupakan kegiatan yang selalu diberikan kepada penerima manfaat sebagai salah satu kegiatan pelayanan kesejahteraan sosial yang ada di PSBR Rumbai Pekanbaru. Ada beberapa tujuan diadakan kegiatan ini, diantaranya : (1) menumbuhkan semangat dan jiwa kebersamaan, kekompakan, dan kerja sama diantara sesama penerima manfaat maupun dengan lingkungan sosial mereka; (2) menumbuhkan semangat untuk selalu berpikir dan berperilaku positif, pantang menyerah, kemandirian, dan kewirausahaan (entrepreneurship); (3) memberikan pengetahuan, wawasan, dan pengalaman baru bagi penerima manfaat dengan cara memperkenalkan mereka dengan alam dan lingkungan sosial yang baru di luar panti; (4) memberikan wadah bagi penerima manfaat untuk berkspresi dan berkreativitas melalui berbagai permainan (games) yang ada dalam kegiatan outbound; (5) sebagai sarana rekreasi yang edukatif.


(selengkapnya... | 8476 byte lagi | Nilai: 0)

Berita Sebelumnya

Rabu, Juni 10
· KETERAMPILAN BACA TULIS AL’QURAN BRAILLE
Selasa, Juni 09
· Menteri Sosial Membuka Bazar Dharma Wanita
· 31 ORANG PENYANDANG DISABILITAS MENJADI PEGAWAI NEGERI SIPIL
Senin, Juni 08
· REVIEW PEDOMAN PKSATAHUN 2015
Jumat, Mei 29
· Pelayanan Luar Lembaga PSBR Rumbai Tahun 2015
Kamis, Mei 28
· Renungan AIDS dan galeri Quit
· ON THE JOB TRAINING PENYANDANG DISABILITAS
· Pendampingan PBK PM 70 Tahun 2015
Jumat, Mei 22
· Launching dan Sosialisasi Intel Resos
Kamis, Mei 21
· Pembukaan Kegiatan Penyusunan SPIP dan Pemantauan Pelaksanaan SPM

Artikel Lama

Berita Sekitar Kita

Lihat Semua


Foto


Buku/Panduan/Pedoman

Webmail
Webmail Login

Intranet Dashboard
Intranet Dashboard

KEMENTERIAN SOSIAL REPUBLIK INDONESIA
Copyright © Direktorat Jenderal Rehabilitasi Sosial 2013
Powered by the AutoTheme HTML Theme System
Page created in 1.467788 Seconds