Direktorat Jenderal Rehabilitasi Sosial
Profil
· Sekretariat
· Kessos Anak
· Yansos Lanjut Usia
· Rehsos ODK
· Rehsos Tuna Sosial
· Rehsos KP Napza

Menu Utama
· Depan
· Arsip Berita
· Database
· Downloads
· Gallery
· Kirim Berita
· Kontak Kami
· Rekomendasikan
· Top 10
· Web Links

Pencarian



Login
Nama Login

Password

Kode Security: Kode Security
Masukan Kode Security

Daftar
Lupa Password.

KEMISKINAN MASIH MENJADI FAKTOR UTAMA PENYEBAB KEKERASAN DALAM RUMAH TANGGA (KDR
Dipublikasikan oleh renold - Pada Rabu, 02 Desember 2009

Meski Undang-undang Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) telah disahkan sejak September 2004 lalu, namun sosialisasi Undang-Undang No.23 tahun 2004 lalu,namun sosialisasi UU No.23 tahun 2004 ini belum sepenuhnya diterapkan oleh para penegak hokum. Sementara, kasus KDRTsaat ini masih cenderung meningkat. Dari data kekerasan yang ada, jenis kekerasan terhadap istri merupakan penyumbang angka terbesar. Bilakah UU No.23/2004 dapat menjawab permasalahan yang melingkari hidup kaum perempuan. Sosialisasi UU Penghapusan KDRT sebenarnya telah dilakukan kementrian PP bersama dengan organisasi kemasyarakatan maupun LSM seperti POLRI Pusat,PP, Muslimat NU, PP Aisyiah,Dian Kemala , Kowani, Pemerhati Perempuan, Penegak Hukum. Sosialisasi pun telah telah dilakukan dibeberapa daerah seperti




 
Link Terkait
· Lebih Banyak Tentang Tim Reaksi Cepat
· Berita oleh renold


Berita terpopuler tentang Tim Reaksi Cepat:
KEMISKINAN MASIH MENJADI FAKTOR UTAMA PENYEBAB KEKERASAN DALAM RUMAH TANGGA (KDR


Nilai Berita
Rata-rata: 5
Pemilih: 1


Beri nilai berita ini:

Luar Biasa
Sangat Bagus
Bagus
Biasa
Jelek


Opsi

 Versi Cetak Versi Cetak



Re: KEMISKINAN MASIH MENJADI FAKTOR UTAMA PENYEBAB KEKERASAN DALAM RUMAH TANGGA (KDR (Nilai: 0)
Oleh Tamu Pada Minggu, 19 Mei 2013
tes admin kemsos 



Re: KEMISKINAN MASIH MENJADI FAKTOR UTAMA PENYEBAB KEKERASAN DALAM RUMAH TANGGA (KDR (Nilai: 0)
Oleh Tamu Pada Minggu, 19 Mei 2013
rryryyvyutyutytytvbybtyutut yuguiyuy


KEMENTERIAN SOSIAL REPUBLIK INDONESIA
Copyright Direktorat Jenderal Rehabilitasi Sosial 2011
Powered by the AutoTheme HTML Theme System
Page created in 0.531247 Seconds