4000 ANAK JALANAN DI JAKARTA DAPAT AKTA KELAHIRAN
Tanggal: Jumat, 28 April 2017
Topik: Publikasi dan Hubungan Masyarakat




OLEH : JERRY JUNIUS TULA, SST.

300 anak dari sekitar 4000 anak jalanan di Jakarta menerima Akta Kelahiran secara simbolik oleh Menteri Sosial RI yang diwakili oleh Direktur Jenderal Rehabilitasi Sosial Dr. Marjuki, M.Sc., pada kegiatan Pemenuhan Hak Sipil Anak (Akta Kelahiran) Menuju Indonesia Bebas Anak Jalanan Tahun 2017 di Gedung Aneka Bhakti Kemensos RI (27 April 2017).

Kegiatan tersebut diprakarsai oleh Kementerian Sosial RI bekerjasama dengan Plan Internasional, Yayasan Pondok Kasih dan Dompet Dhuafa yang dihadiri oleh Kementerian/Lembaga seperti dari Kemenko Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Kementerian Hukum dan HAM, Kepolisian Negara RI, BAPPENAS, Dinsos Provinsi DKI, NGO dalam dan luar negeri, HIMBARA, Rumah Singgah, Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak dan BKKBN.

“Penanganan Anak Jalanan merupakan tanggung jawab bersama antara masyarakat dan pemerintah baik pemerintah pusat, provinsi, kabupaten maupun kota,” ujar Marjuki. Selama ini penanganan masalah anak jalanan sudah diupayakan baik oleh pemerintah dan masyarakat melalui Rumah Singgah, Panti Asuhan dan Yayasan Perlindungan Anak, tandasnya.


Bantuan sosial anak melalui Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak merupakan salah satu bagian penting dari program pemerintah dalam memberikan perlindungan dan pemenuhan hak dasar terhadap anak, jelas Marjuki. Hal ini sebagai bentuk tanggung jawab Negara, pemerintah dan masyarakat dalam pemenuhan hak – hak anak sebagaimana yang di amanatkan oleh undang – undang, ujar Marjuki.

Pada kesempatan itu pula dimeriahkan dengan kegiatan pameran yang di ikuti oleh Direktorat Jenderal Rehabilitasi Sosial melalui panti-panti yang ada di Jakarta dan Bekasi seperti PSTW Budhi Dharma Bekasi, PSBK Pangudi Luhur Bekasi, PSBRW Melati Jakarta, PSMP Handayani Jakarta dan Panti Sosial Bina Remaja Bambu Apus Jakarta.

Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan antara lain : “Meningkatnya dukungan dari berbagai pihak yang peduli terhadap pemberian identitas (akta kelahiran) sebagai “Hak Anak” terhadap Anak-Anak Jalanan yang ada di Jakarta,” jelas Marjuki. (Pengelola Kehumasan Setditjen Rehsos)




Artikel dari Ditjen Rehsos || Kemensos RI
http://rehsos.kemsos.go.id

URL:
http://rehsos.kemsos.go.id/modules.php?name=News&file=article&sid=1998